lempung merah dari ladang kita, bapa
kini terlumat jemari nasib
jambangan ini masih demikian lunak
mencari tungku yang sungguh bara
mengeraskannya hingga selicin doa
liat tanah merah itu, bapa
kini menunggu kutukmu
mengeras merah bata
Dimuat di Jurnal Nasional, Minggu, 04 Mei 2008

Tinggalkan Balasan