: Kinanthi

maafkan kami, anakku, bila kami tak mampu menahan cuaca yang berubah semena-mena yang mengantarkan demam padamu tanpa kau minta. maafkan kami bila kami tak paham doa-doa sunyimu, tak peka akan mimpi-mimpimu yang kau sampaikan lewat matamu yang bening, lewat halus keningmu yang hening. kami belum genap belajar saling mencintai, maka padamulah, anakku, kami tak henti mengaji.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *