ada piano berdenting di gatal rambutku seperti cinta yang hilang, dipertanyakan ketika datang

seperti lagu pejam mata dan secangkir teh vanili nyaris tanpa gula kujumpai sebatang pena bertinta merah tertancap di kornea puisimu


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *