: untuk hasan dan pinang

barangkali aku petani itu, dengan
sawah kerontang dijeram jaman, lalu
ia begitu saja datang, menggeremangkan
rapal doa panjang, meminta
hujan sejenak singgah.

dan engkaukah layang-layang putus benang
tanak perantauan panjang selasar benua
tersangkut batang spurce, dihela sang alkemis
sedang ibu adalah pemilik panggilan
seperti lintang kemukus gandrung fajar.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *