TS Pinang – He Also Writes Sometimes
“Putih kelabu namaku,” kata ibu di langit. Lalu hujan rintik. Padanya aku, serumpun kacang, menyusu.
Siapa nama langitmu?
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Komentar *
Nama *
Email *
Situs Web
Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.
Tinggalkan Balasan