di layar
adegan dan peristiwa bergelung
wajah-wajah berganti rupa
antara gumam dan raung

di mana lagi kau cari
muka wajahmu sendiri?

Dimuat di Jurnal Nasional, Minggu, 04 Mei 2008


One response to “Cermin”

  1. Avatar Raudhah Fajrin

    T.S. Pinang, puisi Anda kurang tepat
    untuk menceritakan tentang cermin. Se-
    lain itu Anda seolah-olah kehabisan kata
    untuk mengungkapkan maksud dalam bahasa
    sastra. Diksi yang Anda gunakan sudah
    lazim diucapkan oleh murid sekolah
    dalam pelajaran bahasa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *