kuterima setiap rajam jejarum dari langitmu yang basah
sementara musim biarlah kusimpan dalam lipatan sajadah
lalu, benang-benang nasib akan menjahit setiap resahku
menjadi selimut
di remang gundahmu
Dimuat di Jurnal Nasional, Minggu, 04 Mei 2008

Tinggalkan Balasan